Apakah arti ‘x86’, ‘x32’ dan ‘x64’ dalam istilah komputer ?

Untuk mengerti istilah ‘x86’, saya akan bercerita sedikit tentang masa lalu dari personal computer (PC).

Saat awal-awal PC mulai dikenal kalau tidak salah sekitar akhir 1980-an atau awal 1990-an, produk yang terkenal adalah Apple Macintosh dan IBM 8086. Perbedaan kebijakan dari keduanya yang membuat perkembangan keduanya juga berbeda. Kebijakan Apple terhadap teknologi Macintosh mereka adalah bersifat tertutup dan hanya dikembangkan oleh Apple sendiri. Sedangkan kebijakan IBM terhadap teknologi 8086 mereka adalah bersifat terbuka sehingga arsitektur 8086 boleh dikembangkan/ditiru oleh pihak lain.

Dengan begitu maka perkembangan teknologi Macintosh sangat tergantung pada pihak Apple sendiri sedangkan teknologi 8086 dikembangkan oleh banyak perusahaan yang saling berlomba menghasilkan yang terbaik. Teknologi 8086 berkembang terus menjadi 80286 (lebih dikenal dengan singkatannya yaitu “286”), 286 XT (Extended Technology), 286 AT (Advanced Technology), 386 dan 486.

Kelemahan dari ‘hanya menggunakan kode angka’ untuk nama produk (misal 486) adalah ‘angka’ tidak dapat dipatenkan, sehingga semua perusahaan menggunakan istilah yang sama untuk produk mereka (286/386/486). Teknologi ini pun juga lebih dikenal dengan istilah ‘IBM PC 286/386/486 Compatible’. Karena itulah maka sebagian besar user tidak dapat membedakan dari perusahaan mana (Intel, AMD, IBM atau yang lain) sistem yang mereka pakai.

Merasa teknologinya paling baik, Intel ingin mempatenkan produknya. Menginjak sistem 80586 (586), Intel tidak lagi menggunakan ‘kode angka’ untuk produknya, tetapi dengan memberinya nama yaitu PENTIUM yang kabarnya berasal dari kata PENTA yang berarti ‘5’. Karena produknya sudah memiliki nama (Pentium), Intel kemudian mempatenkan dan menjadikannya merek dagang. Langkah tersebut juga diikuti oleh perusahaan lainnya misalkan AMD memberi nama Athlon dan IBM memberi nama Cyrix. Sejak saat itu semua perusahaan sudah memberi nama yang berbeda untuk produknya.

Jadi.. istilah x86 secara umum digunakan untuk mengacu pada semua sistem (prosesor) yang merupakan keturunan dari IBM 8086 (keluarga x86) apakah itu 286, 386, 486, Pentium, Athlon, dll baik 32 bit maupun 64 bit. Prosesor yang tidak termasuk x86 antara lain adalah PowerPC, ARM dan Sparc.

Untuk istilah ‘x32’ dan ‘x64’ langsung saja saya jelaskan. Saat kita download atau install Sistem Operasi, Aplikasi atau Driver terkadang juga ada istilah x32 dan x64. Berikut adalah arti dari pilihan-pilihan tersebut:
x32 : Bisa berarti Prosesor 32 bit atau Sistem Operasi (Operating System / OS) 32 bit. Sistem Operasi 32 bit adalah untuk Prosesor 32 bit yang biasanya juga tetap bisa berjalan baik pada Prosesor 64 bit walaupun tidak maksimal.
x64 : Bisa berarti Prosesor 64 bit atau Sistem Operasi (Operating System / OS) 64 bit. Sistem Operasi 64 bit hanya dapat digunakan pada Prosesor 64 bit.

Catatan:

  1. Ironis.. IBM sebagai perancang sistem (prosesor) 8086 kini malah sudah tidak lagi memproduksi sistem (prosesor) x86. Kini AMD dan Intel yang merajai pasar x86.
  2. Prosesor 64bit pertama kali dikeluarkan oleh AMD yang diberi nama x86-64, kemudian diganti menjadi AMD64.

Sekian, mungkin penjelasannya terlalu panjang ya hanya untuk sekedar mengetahui arti x32, x64 dan x86 🙂

Tapi dengan mengetahui sejarahnya maka akan lebih mudah untuk memahami & mengingatnya..

Karena tulisan ini sebagian besar saya buat berdasar ingatan saya sejak saya awal mengenal komputer, maka jika ada yang kurang tepat mohon dikoreksi.

Bagikan/Share:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *