USB Flashdisk : Fakta dan Tips Agar Awet

Dalam tulisan ini saya akan membeberkan beberapa fakta tentang flashdisk dan tips agar flashdisk awet.

Fakta Tentang USB Flashdisk

  1. Flashdisk seperti kebanyakan perangkat USB lainnya, memerlukan daya listrik untuk dapat beroperasi. Daya listrik diperoleh dari colokan (port) USB.

  2. Beberapa flashdisk membutuhkan daya listrik yang cukup besar melebihi umumnya. Flashdisk seperti ini biasanya bermasalah jika ditancapkan ke colokan USB melalui kabel sambungan seperti USB Extension atau USB Hub, karena arus listrik menjadi lemah setelah melewati kabel panjang.

  3. Flashdisk mempunyai batasan masa pemakaian, misalkan sekian ribu kali proses baca/tulis atau sekian ratus jam pemakaian, setelah itu flashdisk tidak dapat digunakan (rusak).

  4. Dalam flashdisk dikenal kecepatan tulis (writing speed) dan kecepatan baca (reading speed). Kecepatan tulis lebih lambat dari kecepatan baca, berarti kecepatan menyimpan atau mengcopy ke flashdisk lebih lambat daripada kecepatan membuka file atau mengcopy dari flashdisk.

  5. Batasan masa pemakaian dan kecepatan baca-tulis sangat menentukan harga jual flashdisk.

  6. Flashdisk tidak perlu didefragment karena jenisnya adalah Random Access Memory (RAM), dimana dapat dibaca pada posisi manapun tanpa berpengaruh pada kecepatan. Berbeda dengan harddisk yang posisi baca berurutan sesuai dengan putaran piringan / cakram.

  7. Flashdisk dapat diformat dengan sistem FAT atau FAT32 agar dapat dibaca hampir di semua sistem, atau juga dapat diformat sesuai sistem tertentu seperti misalnya NTFS.

  8. Flashdisk jika terkena atau terendam air kemungkinan tidak rusak, asalkan pastikan sudah benar-benar kering sebelum digunakan.

Tips Agar USB Flashdisk Awet

  1. Jauhkan flashdisk dari medan magnet seperti misalnya TV, HP atau speaker yg tidak dilengkapi pelindung magnet.

  2. Jangan sering bekerja langsung pada flashdisk, misalkan mengedit dokumen Microsoft Word atau Microsoft Excel yang filenya langsung disimpan pada flashdisk. Hal ini mengakibatkan banyak proses tulis ke flashdisk. Lebih baik copy dahulu ke harddisk, setelah selesai bekerja silakan copy kembali ke flashdisk.

  3. Walaupun Anda menggunakan mode Quick Removal pada flashdisk Anda dimana file sudah ‘aman’ tersimpan, sebaiknya tetap usahakan melakukan proses “Eject” atau “Safely Remove Hardware” sebelum mencabut flashdisk. Proses ini akan mengkondisikan aliran listrik ke flashdisk sehingga flashdisk aman untuk dicabut.

  4. Lebih baik menyimpan file berukuran besar dalam jumlah sedikit daripada menyimpan file berukuran kecil dalam jumlah banyak. Menyimpan file dalam jumlah banyak mengakibatkan banyak proses tulis ke flashdisk, yang berarti memperpendek umur pakai flashdisk

  5. Jika sudah tidak dipakai, lepas flashdisk dari colokannya. Selama flashdisk masih masih menancap pada colokan maka flashdisk akan dialiri arus listrik yang tentunya juga mengurangi umur pakai flashdisk.

  6. Format NTFS menyimpan lebih banyak informasi sehingga akan terjadi lebih banyak proses baca-tulis pada flashdisk yang tentunya mengurangi umur pakai flashdisk.

Walaupun kita sudah berusaha maksimal menjaga agar flashdisk kita awet, tetapi tetap saja namanya barang elektronik bisa mendadak rusak tanpa memberi kabar sebelumnya, belum lagi resiko terinfeksi virus, dll yang mengakibatkan kita kehilangan data atau bahkan sekalian kehilangan flashdisknya. Kehilangan data tidak dapat dinilai dengan uang jika yang hilang adalah data penting. Oleh karena itu saya ingatkan sekali lagi untuk selalu mempunyai backup / copy dari file-file penting yang ada pada flashdisk Anda. Lakukan backup secara berkala.

Sekian, semoga bermanfaat

Terima kasih

~ written by fajar mukti ~

Bagikan/Share:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *